Kamis, 24 Juni 2010

Piala Dunia 2010, Spirit Pembebasan!

"KALAU dalam Piala Dunia 2002 Turki dan Korsel nyodok sampai semifinal, pada Piala Dunia 2010 tim Paraguay tampak berjuang keras untuk mendapatkan peluang sama!" ujar Umar. "Setelah menahan 1-1 juara bertahan Italia, berbekal spirit pembebasan amanah rakyat negerinya, Paraguay menaklukkan Slovakia 2-0! Meskipun yang mencetak gol Enrique Vera dan Cristian Riveros, kepatriotan Roque Santa Cruz dan Nelson Valdez, keduanya bintang Liga Primer Inggris dan Bundesliga, layak diperhitungkan!"

"Selain permainan tim Paraguay enak ditonton, semangat juangnya membuka harapan—dua sisi sekeping uang!" sambut Amir. "Itu karena dalam profesionalitas, selain di liga Eropa, para pemain Paraguay juga main di klub-klub standar Amerika Latin! Vera bermain di Ekuador, Aureliano Torres di Argentina! Paraguay negara kecil, berpenduduk 6.995.655 (2009)—lebih kecil dari Lampung—menjadikan pemain sepak bola sebagai ‘komoditas’ ekspornya!"
"Keindahan sepak bola jadi jalan keluar dari kemiskinan bagi anak-anak Paraguay, salah satu negara termiskin di Amerika Latin!" tegas Umar. "Akibat kemiskinan yang luas, Pemilu Presiden 22 April 2008 dimenangkan mantan Uskup Katolik Fernando Lugo (56 tahun)—yang terkenal sebagai bishop of the poor—uskupnya orang miskin! Lugo, aktivis Teologi Pembebasan, menang pemilu lewat Aliansi Patriotik untuk Perubahan yang memperjuangkan keadilan dan melawan kemiskinan! (Buzzy.com, [23-4-2008]) Gelora spirit pembebasan di hati rakyat inilah amanah bagi tim Paraguay ke Piala Dunia 2010! Presiden Lugo mengirim pesan khusus pada tim di Afsel, agar meneruskan perjuangan Salvador Cabanas, pemain yang sedang terluka akibat tembakan di Meksiko City, yang baru sadar di Buenos Aires!" (The Jakarta Post, [21-6])
"Kemenangan Lugo membebaskan Paraguay dari cengkeraman golongan reaksioner yang telah berkuasa 61 tahun!" timpal Amir. "Penguasa reaksioner itu bernaung dalam Partai Colorado, yang juga pernah mendukung diktator Jenderal Alfredo Stroessner! Calon dari partai penguasa itu hanya mendapat suara 30 persen!"
"Lugo yang kampanye hanya mengenakan sandal membangun aliansi luas, serikat buruh, warga Indian, para petani miskin, dan partai-partai oposisi!" tegas Umar. "Tokoh karismatik ini mengartikulasikan kemarahan rakyat terhadap korupsi dan penyelenggaraan negara yang busuk, penyebab para petani dan kaum miskin sangat menderita puluhan tahun!"
"Dengan spirit pembebasan dari kemiskinan lewat sepak bola, setiap langkah maju tim Paraguay di Piala Dunia 2010 menjadi pembuka gerbang masa depan lebih baik bagi anak negerinya!" timpal Amir. "Semangat patriotik Santa Cruz dkk. pun akan selalu menjiwai sajian permainan sepak bola indah Paraguay!"

Piala Dunia 2010, Tendangan Pisang!

"BERKAT petuah Eusebio, Tim Portugal bangkit menggilas Korea Utara 7-0!" ujar Umar. "Eusebio, striker legendaris Portugal, top scorer Piala Dunia 1966 dengan 9 gol--mengingatkan Portugal pernah dikejutkan Korea Utara dengan angka 3-0 baru setengah jalan babak pertama di perempat final! Tim Eusebio saat itu akhirnya unggul 5-3!"

"Nama Eusebio mengingatkan tendangan pisang yang dilakukannya di Piala Dunia 1966!" sambut Amir. "Ini berdasar cerita Kamarudin Panggabean, Komda PSSI Sumut, sepulang nonton Piala Dunia 1966 di Inggris. Di podium saat melantik pengurus Persesi--Persatuan Sepak Bola Siantar--di Siantar Hotel, ia kisahkan tendangan pisang Eusebio! Kata dia, untuk mahir melakukan tendangan itu Eusebio setiap hari berlatih dengan 25 bola selama satu jam!"
"Tapi tendangan pisang bukan trade mark Eusebio da Silva Ferreira kelahiran Mozambik 25 Januari 1942 itu, meskipun secara teknis ia terlatih melakukannya!" tukas Umar. "Menurut catatan AFP yang di-update msn Sport (8-5), trade mark teknik tendangan pisang milik Garrincha, pemain Brasil sezaman Pele yang lahir 1933 dengan nama Manuel dos Santos Francisco! Kekhasan Garrincha bukan cuma banana shot, melainkan juga falling leaf! Bedanya, tendangan pisang melewati “pagar” dengan melengkung lewat samping, sedang daun jatuh setelah melewati atas pagar kepala manusia, jatuhnya melayang ke pojok gawang lawan!"
"Baru ini kudengar soal Garrincha!" timpal Amir.
"Maka itu, rajin membaca dan berselancar di internet!" tegas Umar. "Garrincha mendukung Pele di barisan depan Brasil saat dua kali meraih Piala Dunia, 1958 dan 1962! Meskipun tak muncul dalam line up tim Brasil di tanding pembukaan Piala Dunia 1958 di Swedia, pada tahap lanjutan Garrincha menjadi sayap brilian bagi teenager Pele untuk merebut supremasi dunia! Pada Piala Dunia 1962 di Cile, ia mencetak dua gol lawan Inggris di perempat final, menambah dua gol di semifinal--satu gol tendangan daun jatuh yang menakjubkan saat menekuk 4-2 tuan rumah Cile!"
"Mungkin karena kalah populer dari Pele, nama Garrincha kurang dikenal dunia!" potong Amir.
"Popularitas Garrincha justru hancur oleh tingkah sendiri!" timpal Umar. "Akibat mendapat kartu merah di semifinal Piala Dunia 1962 itu, ia frustrasi dan hidupnya jadi ngawur! Pada 1963 ia tinggalkan istri dan anaknya, menikahi penyanyi terkenal! Hal ini jadi salah satu penyebab Brasil gagal di Piala Dunia 1966! Tapi usai Brasil kembali merebut Piala Dunia 1970, Pele berkata, 'Tanpa Garrincha, saya tak mungkin tiga kali meraih Piala Dunia!"

Piala Dunia 2010, Soal 'Sliding Tackle'!

"PUTARAN awal Piala Dunia 2010 bisa jadi ajang main poker--jika kartu kuning dan merah yang dikeluarkan wasit ditukar satu set kartu joker! Mayoritas kartu diberi wasit akibat sliding tackle--meluncurkan tubuh dengan kaki menendang bola di kaki lawan!" ujar Umar. "Soalnya, di Piala Dunia 2010 ini setiap ada pemain jatuh karena sliding, langsung disemprit! Sering tak peduli sliding-nya kena bola! Jadi, standarnya yang di-sliding jatuh atau tidak, bukan bolanya kena atau tidak!"

"Gejala demikian membuat pemain frustrasi, tak cuma orang per orang, bahkan bisa terjadi pada tim seperti terjadi pada Jerman saat lawan Serbia usai Klose mendapat kartu merah!" sambut Amir. "Penonton juga resah! Banyak situs di internet seantero dunia membahas hukuman wasit atas sliding tackle di Piala Dunia 2010 ini, malah ada yang membahas kasus per kasus!"
"Tegasnya wasit di Piala Dunia 2010, khususnya pada sliding tackle, merupakan respons FIFA atas makin seringnya pemain andalan cedera serius akibat kian kerasnya gaya permainan sepak bola mutakhir, khususnya lagi dalam sliding tackle!" tegas Umar. "Meskipun demikian, FIFA tidak membuat peraturan baru mengenai sliding tackle! FIFA hanya meminta wasit prioritas pada keselamatan pemain dengan menerapkan aturan main secara tegas! Wasit dianggap cukup arif untuk menilai mana tackle yang membahayakan pemain dan layak dihukum sesuai dengan ketentuan!"
"Kalau memakai aturan FIFA, berarti sliding tackle tidak dilarang! Menurut Jonathan Lister dalam Slide Tackling Rules (www.eHow.com), jika dilakukan secara benar, slade tackle merupakan manuver sepak bola yang efektif di mana pemain bertahan menyapu secara bersih bola jauh dari penyerang!" timpal Amir. "Tapi, jika tak dilakukan secara benar, sanksi berat untuk sliding tackle!"
"Sanksi berat seperti apa?" kejar Umar.
"Sliding tackle dilarang dari belakang! Sanksinya kartu kuning! Jika memakai tenaga berlebihan, bisa langsung dikartu merah!" jelas Amir. "Sedang sliding tackle dari samping, jika kena bola boleh! Jika tak kena bola tapi kena kaki, free kick! Jika tak kena bola lalu sengaja menjatuhkan atau menendang kaki lawan, kartu kuning! Jika sengaja menendang kaki lawan dengan kekuatan yang berlebihan, kartu merah! Wasit di lapangan bisa menilai sejauh mana pelanggaran terjadi!"
"Kalau begitu, tindakan wasit sesuai dengan ketentuan!" tegas Umar. "Cuma, karena terlalu sering kartu kuning, pemain merasa tertekan dan Piala Dunia 2010 jadi kurang enak ditonton!"

Rabu, 23 Juni 2010

Dipuja, Politisi Peru Dilempari Celana Dalam

LIMA - Tingkah aneh seorang penggemar tidak selamanya ditujukan kepada artis ataupun musisi terkenal. Di Peru seorang politisi dipuja bak musisi ternama.

Charles Zevallos politisi Peru yang berasal dari wilayah Amazon melakukan kampanye dengan cara memberikan pendukungnya jam tangan ataupun sebuah bola sepak, hanya demi sebuah ciuman dari kaum perempuan. Namun kebiasaan tersebut berubah dalam beberapa hari terakhir.

Pendukung atau lebih tepatnya penggemar perempuan dari Zevallos saat ini bertindak terlalu jauh, dengan melemparkan celana dalam mereka ke arah Zevallos setiap dirinya melakukan kampanye. Tentunya hal ini serupa dengan yang dialami oleh para musisi ternama saat sedang melakukan konser.

Alhasil kelakukan penggemar Zevallos membuat banyak pihak yang menilai aksi lempar celana dalam ini membuktikan jika keadaan politik di negeri Laut Adean ini telah menyentuh titik nadirnya. Namun Zevallos membela diri bila aksi ini bukanlah keinginan dirinya.

"(Pelemparan celana dalam) itu hanya sebuah sikap spontan, saya tidak pernah meminta mereka untuk melakukan hal tersebut," ucap Zevallos seperti dikutip
Associated Press, Selasa (22/6/2010).okezone

Zevallos menimpali jika dirinya tidak dapat disalahkan karena memiliki penggemar yang fanatik. 

Sabtu, 19 Juni 2010

60 Kepala Manusia Ditemukan di Bandara

ARKANSAS - Petugas Bandara Arkansas dikagetkan dengan penemuan pengiriman barang yang berisikan 60 kepala manusia.

Para petugas melihat bahwa paket berisi kepala tersebut berlabel secara tidak lengkap, sehingga mereka mengecek apa isi paket tersebut.

Petugas menemukan paket tersebut dibungkus dengan acak-acakan dan ditemukan pada minggu lalu. Setelah mereka melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, kepala-kepala itu pun dikembalikan ke bagian koroner.

Petugas Koroner Pulaski Garland Camper mengatakan, pengiriman tersebut menggunakan bahan plastik dan tidak menggunakan segel penerbangan.

Penyelidikan lebih lanjut didapatkan kepala-kepala tersebut sedianya dikirimkan ke Medtronic Inc di Forth Worth, Texas. Kepala itu nantinya akan digunakan oleh para bedah syaraf untuk mempelajari telinga, hidung dan prosedur tenggorokan. Seperti dilansir Telegraph, Jumat (18/6/2010).okezone

Hal yang tidak biasa adalah cara pengiriman kepala-kepala tersebut dengan menggunakan fasilitas penerbangan komersial.

Medtronic merupakan perusahaan alat kesehatan terbesar di dunia, mereka menggunakan perusahaan jasa pengiriman yang berada di Arkansas untuk mengirimkan kepala-kepala itu.
Related Posts with Thumbnails